Rabu, 30 November 2016

Pengobatan Kanker Hati

 Kanker Hati sangat membahayakan jiwa, sehingga untukkanker hati, pengobatan dini adalah kunci paling penting. Salah satu kunci utama dalam menentukan panjang atau pedeknya kelangsungan hidup pasien kanker hati tergantung pada tepat atau tidaknya metodepengobatan kanker hati .

 Metode pengobatan tradisional Kanker Hati

  Bagi penderita kanker hati, pengobatan tradisional yang paling umum digunakan adalah operasi, radioterapi dan kemoterapi. Tetapi ada juga banyak kekurangan dari operasi tradisional, seperti luka operasi besar, kerusakan fungsi hati lebih parah dan sebagainya. Sementara itu, hanya ada 13% pasien tahap lanjutan yang memiliki kesempatan untuk melakukan reseksi bedah. Dibandingkan dengan reseksi bedah hati tradisional, terapi intervensi yang bersifat minimal invasif memiliki banyak keunggulan seperti pemulihan lebih cepat, waktu rawat inap yang pendek dan sebagainya. sedangkan pengobatan kemoterapi,radioterapi selain membunuh sel-sel kanker juga membunuh sel-sel normal tubuh, oleh karena itu tidak kondusif untuk rehabilitasi penderita kanker hati.

 Metode Kombinasi Pengobatan

  Saat ini, teknik minimal invasif internasional membawa harapan baru bagi kesehatan penderita kanker. Bentuk pengobatan yang bersifat minimal invasif semakin beragam,contohnya pembekuan, penanaman partikel, intervensi, imunoterapi dan sebagainya,masing-masing memiliki keunggulan sendiri, dapat membantu membunuh sel-sel kanker pasien,dan menggabungkan dengan pengobatan Cina, ini tidak hanya dapat secara efektif mengurangi ketidaknyamanan pasien,tetapi juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh pasien, meningkatkan efektivitas pengobatan.
  Metode intervensi ini sudah banyak digunakan pada pengobatan kanker hati, ahli Modern Cancer Hospital Guangzhou menunjukkan : cara intervensi vaskular adalah cara yang paling banyak digunakan pada penderita kanker hati. Untuk mengobati kanker hati tahap lanjutan ,digunakan kemoembolisasi arteri hepatika sebagai bahan utama dan ,hasilnya maksimal serta perkembangannya sangat cepat.
  1. Keunggulan pengobatan intervensi  pada kanker hati
  Efek samping dari residu obat sangatlah kecil. Terapi Intervensi embolisasi intercurrent tidak hanya meningkatkan konsentrasi obat lokal,sebesar 10 kali lipat dibanding kemoterapi tradisional, tetapi dengan obat emboli juga dapat memutuskan aliran darah yang mengalir kedalam sel kanker,sehingga hasil pengobatan maksimal,dan efek sampingnya kecil dibandingkan dengan kemoterapi sistemik.
  2.  Hasil pengobatan Intervensi terhadap kanker hati sangat signifikan.Dari peneltian klinis menyatakan bahwa pengobatan yang berhasil akan terlihat AFP pasien menurun dengan cepat, tumor mengecil, rasa nyeri pun berkurang dan sebagainya.
  3. Pengobatan intervensi kanker hati hanya bius lokal,pasien dalam keadaan sadar, operasi sederhana ,aman dan terpercaya.
  4. Radiografi dapat mendiagnosis penyakit dengan jelas dan dapat digunakan berulang kali untuk membandingkan hasil pengobatan.
  Contoh Kasus
  Pasien kanker hati Chen Gui Liang yang berasal dari Ho Chi Min, Vietnam, sudah berulang kali melakukan operasi dan kemoterapi di Vietnam, dan mengalami banyak kesusahan, terutama efek samping kemoterapi yang sangat besar seperti mual, muntah, rambut rontok dan sebagainya. Tapi setelah dia bersikeras untuk melakukan pengobatan, kanker hati masih tetap kambuh, hasilnya tidak ideal. Kemudian pergi ke Modern Cancer Hospital Guangzhou untuk menerima pengobatan penanaman partikel, intervensi, imunoterapi, dan beberapa bulan kemudian, wajahnya terlihat lebih segar, kesehatan semakin membaik, hanya perlu melakukan beberapa terapi konsolidasi saja sudah bisa keluar.
  Ahli Kanker Hati Modern Cancer Hospital Guangzhou menyarankan :Sampai sejauh ini belum ada satu metode pengobatan yang sama yang bisa diterapkan pada semua pasien kanker hati, karena itu pengobatan kanker hati bersifat individual, untuk setiap kasus pengobatan pasien kanker hati, memerlukan kerjasama berbagai departemen antara lain departemen pembedahan, radiologi, intervensi, onkologi dan sebagainya. Pemilihan program pengobatan dini akan sangat mempengaruhi prognosis pasien kanker hati. Oleh karena itu, deteksi dini, diagnosis dini, pengobatan dini dan pencegahan sangatlah penting.

Minggu, 27 November 2016

Terapi Genetik Bertarget : Terapi Penyembuhan Kanker--- Kanker adalah Penyakit Jaringan Molekul

 Kanker -- Penyakit Jaringan Molekul
  Ciri khas dari tumor ganas adalah karena ketidakstabilan sekelompok gen yang menyebabkan proses pembelahan sel terus menerus menghasilkan variasi sel baru, sehingga muncul sekelompok sel tumor yang mempunyai karakteristik biologis berbeda.
  Perubahan gen dalam tumor bukan hanya jumlahnya sangat banyak, fungsi kompleks, tetapi juga berada dalam jaringan biologis yang dinamis. Dalam sel saling kontak dengan gen/protein membentuk jaringan sel yang kompleks, termasuk jaringan pengontrolan gen, jaringan metabolisme dan lainnya
  Perubahan gen pada jaringan sel mempunyai posisi yang berbeda, pengaruh terhadap jaringan mungkin berbeda, tetapi struktur jaringan yang berbeda, terhadap kemampuan pertahanan juga berbeda. Dalam arti ini dapat dijelaskan bahwa tumor adalah sejenis penyakit jaringan molekul, tingkat perbedaan jaringan molekul adalah yang memutuskan perbedaan jenis tumor ganas.
Terapi Target Gen
  Prinsip
  Terapi genetik bertarget adalah pengobatan yang dilakukan setelah menentukan tempat yang menjadi penyebab kanker secara tepat ( tempat ini dapat berupa molekul protein dalam sel tumor, dan juga dapat berupa bagian dari gen ), lalu dirancang obat yang efektif untuk pengobatan jenis tumor tersebut, setelah obat masuk ke dalam tubuh akan secara otomatis memilih tempat yang menjadi penyebab kanker dan membunuh sel tumor, tanpa merusak atau mempengaruhi jaringan normal sekitar tumor.
  Terapi Genetik bertarget mengobati dari sumber penyakit kronis—- gen abnormal itu sendiri, adalah terapi penyembuhan kanker
Operasi
Radioterapi,
Kemoterapi tradisional
terapi gen tertarget
Ada luka, dapat menyebabkan
komplikasi pasca operasi.
Pengobatan beracun,efek samping
besar,sel kanker dan sel normal
yang baik atau tidak dibunuh semua.
Pengobatan imunologis yang hanya menyerang sel kanker (tidak melukai sel-sel normal tubuh lainnya) dan juga dapat meningkatkan sel kekebalan tubuh pasien.


      Proses Terapi Genetik bertarget
  1. pengambilan gen yang bersifat mengobati  
  2. pemilihan vektor gen
  3. pemilihan sel target
  4. cara transfer gen
  5. pemilihan dan identifikasi sel transduksi
  6. pemasukkan kembali ke tubuh
  Keunggulan
  1. obat diarahkan tepat pada bagian tumor, mempunyai sifat penargetan yang sangat tinggi.
  2. di bagian lokal tersimpan kepadatan obat yang sangat tinggi.
  3. memperpanjang waktu keefektifan obat
  4. meningkatkan kekuatan pembunuhan sel kanker
  5. tidak merusak jaringan normal, mengurangi penderitaan pasien dan komplikasi
  6. tidak meracuni sel, sangat efektif, dan tahan lama
  7. bisa untuk pemakaian tunggal maupun digabungkan dengan pengobatan lain, dapat memperkuat keefektifan kemoterapi dan radioterapi umumnya.

Terapi Photodynamic (PDT)—Melawan kanker dengan “senjata laser”

 Definisi
  Terapi kanker photodynamic menggunakan photosensitive dan laser, dengan keefekifan tinggi membunuh sel kanker, adalah sebuah terapi tanpa luka. Pada tahun 1996 disetujui oleh FDA Amerika untuk diterapkan dalam klinis dan pada tahun 2003 disetujui oleh SFDA China untuk diterapkan dalam klinis.
  Menggunakan suntikan photosensitive, jaringan kanker menyerap banyak photosensitive, dan jaringan normal menyerap sangat sedikit; menggunakan laser khusus menyinari area kanker, dengan sinar laser, photosensitive langsung mengeluarkan keefektifannya untuk membunuh sel kanker, dan tumor hilang secara perlahan.
  Bentuk Terapi Kanker
  Operasi , kemoterapi , radioterapi , terapi immunisasi biologi , terapi photodynamic, merupakan 5 cara pengobatan kanker yang telah diakui di dunia internasional.
  Proses Terapi
  1. Langkah pertama : menyuntikkan photosensitive ke tubuh pasien, Photosensitive yang dipakai adalah PHOTOFRIN,
  2. Langkah kedua : setelah disuntik harus menunggu 40 sampai 50 jam,
  3. Langkah ketiga : menggunakan laser menyinari daerah kanker untuk membunuh sel kanker
  Keunggulan
  1.Minimal invasif--- tidak operasi, tidak luka, sakit ringan
  2.Hasil yang cepat --- 48-72 jam sudah dapat melihat hasilnya
  3.Mencegah kanker kambuh kembali --- membasmi sel atau lesi kanker yang kecil atau berpotensi kambuh kembali
  4.Jarang terjadi komplikasi --- toksisitas rendah, terutama digunakan untuk kanker stadium lanjut atau pasien yang sudah berusia lanjut dengan fisik lemah
  Penerapan atau aplikasi klinis
  1.Kanker orofaringeal : kanker mulut stadium awal, kanker nasofaring efisiensi mencapai 75%-100%
  2.kanker esopagus : efektif memperbaiki penyumbatan yang disebabkan oleh kanker esofagus, mengobati kanker leher esofagus, mengobati kanker esofagus submukosa; dapat menghilangkan tumor yang ada pada bagian rongga esofagus, atau terhadap bagian rongga esofagus yang sudah dipasang stent.
  3.Barrett esofagus : tidak hanya efektif menghilangkan barrett esofagus, tetapi juga dapat mengobati adenomakarsinoma esofagus stadium awal.
  4.kanker paru-paru : terhadap kanker saluran pernapasan stadium awal, pengobatan tarif 90%, terhadap kanker saluran pernapasan stadium lanjut dan yang mengalami penyumbatan, tingkat keberhasilan perbaikan mencapai 85%
  5.Kanker lambung : tingkat pengobatankanker lambung stadium awal mencapai 85%, dapat memperbaiki lambung stadium lanjut gejala kankestadium lanjut
  6.Kanker kandung kemih : mengobati tuntas kanker primer, terhadap kanker stadium lanjut tingkat keefektifan 71%.
  Juga efektif mengobati kanker lainnya seperti : khusu kanker usus, kanker saluran empedu,,snya cocok untuk pengobatan kanker saluran empedu hilar,kanker pankreas, kanker bagian perutkankerhati, kanker otak , tumor kulit bagian selaput dada dan abdomen, kanker saluran kemih reproduksi.

Senin, 21 November 2016

Terapi Kanker Embolisasi Arteri Intercurrent - Kanker “mati kelaparan”

  Apa itu litervensi?
  Intervensi adalah metode pengobatan minimal invasif di bawah panduan alat pencitraan medis, dibagi menjadi dua jenis yaitu vaskular atau non vaskular. Hanya meninggalkan bekas luka sekitar 1-2mm, dilakukan tanpa melakukan operasi lesi. Di bawah panduan alat pencitraan medis seperti CT akan dimasukkan kateter khusus, kawat atau instrument presisi lainnya menuju pusat tumor. Obat anti kanker dimasukkan langsung ke pusat tumor untuk proses embolisasi, memutus arteri tumor, membuat tumor kehilangan suplai darah dan “mati kelaparan”. Sementara itu proses emboli dapat membawa obat anti kanker ke pusat tumor hingga tercapai pengobatan kemoterapi lokal.
  Keefektifan obat antikanker
  Dalam proses Intervensi, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menggunakan obat anti kanker yang sangat efektif, antara lain diantaranya kombinasi obat herbal, efektif menghalangi terjadinya angiogenesis. Selain menghalangi angiogenesis, sekaligus mencapai tujuan pengobatan, serta memiliki kelebihan seperti target yang jelas, tidak ada resistensi obat dan minim efek samping.
  Indikasi :
 kanker payudara, kanker usus besar, kanker serviks, kanker nasofaring, kanker tiroid, kanker prostat, kanker lambung dan lain-lain.
  Cocok untuk kaum:
  (1) Pasien kanker stadium awal, lanjut dan akhir;
  (2) Pasien yang tidak cocok atau tidak mau menjalani operasi dan kemoterapi;
  (3) Pasien pasca operasi, kemudian mengalami kekambuhan dan tidak dapat mentoleransi tindakan operasi berikutnya;
  (4) Pasien yang tidak mendapatkan hasil baik pasca operasi, radioterapi atau kemoterapi;
  (5) Pasien yang tidak dapat mentoleransi efek samping dari kemoradioterapi.
Terapi Intervensi,Proses Intervensi
  Kelebihan pengobatan :
  (1) Bertarget
  Langsung menuju lesi, memotong suplai darah ke tumor membuat sel-sel kanker “mati kelaparan”, tidak terlalu merusak sel-sel normal.
  (2) Minim Efek Samping
  Efek samping metode ini tidak sebesar efek samping kemoterapi, mencapai tingkat konsentrasi obat yang tinggi, minim efek samping, minim rasa sakit.
  (3) Dapat Dilakukan Berulang Kali
  Intervensi tidak membatasi siklus metabolik sel kanker, dapat dilaksanakan berulang kali.
  (4) Luka Kecil, Pemulihan Cepat
  Tanpa operasi, hanya membutuhkan luka 2mm, kondisi pulih dengan cepat.
  (5) Efektivitas Yang Signifikan
  Pasien pasca menjalani terapi tersebut dapat memperpanjang kelangsungan hidup dan meningkatkan kualitas hidup.
  (6) Anestesi Lokal
  Intervensi hanya membutuhkan anestesi lokal, sehingga pasientidak perlu menghadapi risiko akan anestesi total.
  

Selasa, 15 November 2016

Kanker Ovarium

Apa itu kanker ovarium ?

  Kanker ovarium adalah sebuah penyakit sel tumor ganas didalam ovarium wanita. Merupakan salah satu tumor yang paling sering ditemukan pada organ reproduksi wanita. Dikarenakan jaringan di dalam ovarium dan kompleksitas fungsi endokrin, sulit mendeteksi apakah tumor tersebut jinak atau ganas. Saat diagnosis, mayoritas sel kanker sudah menyebar ke organ disekitarnya.
  Tingkat kematian tumor ganas ovarium menduduki urutan pertama pada onkologi ginekologi. Sudah menjadi ancaman serius buat kehidupan dan kesehatan para kaum wanita. Setelah ditemukan adanya kanker ovarium, sekitar 2/3 diantaranya sudah memasuki stadium lanjut. Oleh karena itu tingkat kelangsungan hidup dalam waktu lima tahun hanya tinggal 20%-30%. Setelah timbul penyakit, sedikit yang bisa hidup sampai 3 tahun. Semakin tua usianya, tingkat kematian kanker ovarium juga semakin tinggi.
  Namun masih ada harapan seperti, semakin cepat terdeteksi kanker ovarium dan menggunakan teknik pengobatan yang maju akan mendapatkan hasil pengobatan yang efektif, memperpanjang kehidupan wanita dan meningkatkan kualitas hidup.

  Apa yang menjadi penyebab kanker ovarium ?

  1. Faktor lingkungan : tingkat kejadian kanker ovarium lebih tinggi di negara industri yang berkembang dan wanita dilapisan masyarakat atas, kemungkinan berhubungan dengan pola makan yang tinggi kolesterol. Selain itu, radiasi komputer, asbes dan talek dapat meningkatkan resiko terkena kanker ovarium. Merokok dan kurangnya vitamin A,C,E juga ada kaitannya.
  2. Faktor endokrin : kanker ovarium lebih banyak terjadi pada nulipara atau wanita steril. Kehamilan tampaknya memiliki efek melawan kanker ovarium. Menurut kedokteran, ovulasi yang setiap hari menyebabkan epitel ovarium rusak berulang kali, ada hubungannya dengan kanker ovarium. Selain itu,kanker payudara , kanker endometrium dan kanker ovarium mudah terjadi bersamaan. Ketiga penyakit ini mempunyai sifat ketergantungan terhadap endokrin.
  3. Faktor genetik dan keluarga : sekitar 20%-25% pasien kanker ovarium anggota keluarganya mengidap kanker.
Kanker Ovarium

  Populasi beresiko tinggi mengidap kanker ovarium

  Kanker ovarium terjadi pada wanita dengan disfungsi ovarium, seperti menstruasi tidak teratur, menopause dini, sering sakit mens, tidak dapat melahirkan, aborsi dan populasi sejarah keluarga.
  Kanker ovarium dapat terjadi pada semua usia. Semakin tinggi usianya, semakin tinggi juga insidensitasnya. Lebih sering ditemukan pada wanita menopause dan pasca menopause. Beda jenis kanker ovarium, beda juga pembagian usianya. Kanker epitel ovarium meningkat dengan cepat sesudah usia 40 tahun, usia puncak adalah 50-60 tahun, secara bertahap menurun setelah usia 70 tahun.
  Terhadap populasi beresiko tinggi harus lebih memperhatikan gejala awal kanker ovarium. Pendeteksian dini terhadap pengobatan kanker ovarium  efektif.

  Apa saja gejala dari kanker ovarium ?

  1. Nyeri perut berketerusan.
  2. Menstruasi tidak teratur, pendarahan pada rahim yang tidak teratur, pendarahan pasca menopause.
  3. Gejala akhir menunjukkan adanya penurunan berat badan secara progresif.
  Tanda-tanda
  1. Adanya benjolan pada kedua sisi perut bagian bawah.
  2. Benjolannya tidak bergerak.
  3. Asites, dan sebagian besar berdarah.
  4. Hilang nafsu makan dalam jangka waktu yang panjang, penurunan berat badan secara progresif, lemah dan lesu.
  Kadangkala penyakit lain juga bisa menyebabkan gejala yang sama, belum tentu adalah kanker. Namun,gejala kanker . stadium awal kadangkala tersembunyi, tidak akan berketerusan. Oleh karena itu, jika muncul gejala seperti yang telah disebutkan harus segera melakukan perawatan medis. Agar bisa didiagnosa lebih dini dan melakukan pengobatan.

  Metode pendiagnosaan ada apa saja ?

  Diagnosa pencitraan beberapa tahun terakhir ini berkembang terus menerus, memiliki bimbingan bermakna pada pengobatan kanker ovarium. Membantu menentukan stadium kanker ovarium dan memahami ada tidaknya kekambuhan dan prognosis.
  1. Dengan USG dapat memastikan letak benjolan pelvis, ukuran dan sifat, kistik atau substansial.
  2. Pemeriksaan X-Ray dapat mengetahui letak dan sifat benjolan pelvis, menentukan stadium tumor, membantu pemeriksaan kekambuhan pasca operasi.
  3. CT scan dan MRI.
  4. Biopsi. Dengan laparoskopi mengambil jaringan ovarium untuk diperiksa dibawah mikroskop. Biopsy adalah satu-satunya cara memastikan diagnosa kanker ovarium. Diagnosis dini kanker ovarium sangat sulit, gabungan dari berbagai cara diagnosis membantu mendiagnosis dini kanker ovarium.
Kanker Ovarium 2

  Metastasis dan Stadium Kanker Ovarium

  Stadium
  Tingkat penyebaran
  Tingkat rata-rata kelangsungan hidup dalam 5 tahun
  Stadium I perbatasan ovarium dan tumor, termasuk kanker ovarium stadium awal 90%
  Stadium II lesi tumor pada satu atau kedua ovarium, metastasis pada panggul 70%
  Stadium III lesi tumor pada satu atau kedua ovarium, metastasis panggul atau bagian dalam abdomen atau retroperitoneal 60%
  Stadium IV metastasis lokal jauh, metastasis paru-paru 17%
  Stadium kanker ovarium pada metode pengobatan dan hasilnya memiliki makna yang berarti. Letak, ukuran, ada tidaknya kecenderungan penyebaran akan mempengaruhi dokter dalam menentukan metode pengobatan. Selain itu, faktor umur, masih tidaknya masa menstruasi dan kondisi kesehatan juga akan mempengaruhi metode pengobatan dan prognosis.

  Apa saja metode pengobatan kanker ovarium ?

  Banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam menentukan metode pengobatan kanker ovarium adalah berdasarkan umur pasien, status perkawinan, tahap klinis, jenis jaringan, diferensiasi sel, besar kecilnya tumor dan tingkat kesuburan.
  1.Operasi : (1)operasi tumor saja (termasuk rahim); (2) Operasi tumor maksimal; (3) Sewaktu tumornya mengalami metastasis, akan melakukan operasi pada organ panggul
  2. Metode pengobatan gabungan dengan operasi adalah kemoterapi dan radioterapi. Melalui sinar dan obat kemo untuk membunuh sel kanker, dengan begitu akan mencapai tujuan tingkat kesembuhan yang tinggi.
  3.Terapi minimal invasive : pisau Ar-He, terapi intervensi, penanaman partikel radioaktif, kombinasi herbal modern, terapi target gen dan beberapa metode pengobatan lainnya. Terapi ini adalah minimal invasive, tidak ada rasa sakit, dengan tepat membunuh sel tumor.

 

Selasa, 08 November 2016

Kanker Kulit

 Apakah kanker kulit itu?

  Kanker kulit adalah tumor ganas yang terjadi pada epidermis kulit. Kanker kulit sering terjadi pada bagian tubuh yang terpapar, misalnya kepala, muka, leher, belakang tangan dan tempat lainnya, menduduki total insiden sekitar 81.1%
  Kanker kulit banyak terjadi pada orang tua, dengan puncak insiden antara umur 51 tahun ~ 60 tahun, pria lebih banyak dibanding wanita, dengan perbandingan sebanyak 2:1, diantaranya orang kulit putih (orang Eropa) memiliki tingkat insiden yang paling tinggi.

  Apa saja gejala kanker kulit?

  Gejala dari Basal cell carcinoma dan Squamous cell carcinoma sangat mirip, di masa awal mungkin hanya berupa beberapa bintik kecil dengan permukaan yang kasar, dibandingkan dengan kulit sekitarnya warnanya agak sedikit merah atau agak sedikit putih; juga kemungkinan berupa benjolan yang sangat kecil atau satu luka kecil yang mudah berdarah, proses sembuhnya lambat atau tidak dapat rehabilitasi.
Kanker kulit

  Metode pemeriksaan sendiri kanker kulit

  1. Memeriksa telapak tangan, jari tangan, antara jari tangan, lengan bawah, lengan atas, selanjutnya mengangkat kedua lengan, menekuk siku, memeriksa dengan teliti lengan bawah bagian dalam dan tempat persendian.
  2. Memeriksa tubuh bagian depan : Daerah perut dan daerah gundukan kemaluan dan paha atas juga paha bawah, daerah muka, daerah leher, daerah dada.
  3. Memeriksa tubuh bagian samping : Tangan diangkat, terlebih dahulu memeriksa bagian kiri tubuh, selanjutnya memeriksa bagian kanan tubuh.
  4. Membelakangi cermin, tangan kita membawa satu cermin kecil untuk melihat cermin di belakang, lihat daerah belakang leher, daerah punggung, daerah pinggul dan kedua pangkal lengan. Apabila sulit dilakukan, dapat meminta bantuan suami/istri atau teman baik untuk memeriksa.
  5. Minta bantuan orang lain untuk memisah rambut dengan sisir, demi memudahkan pemeriksaan adakah bagian yang mencurigakan di kulit kepala. Untuk laki-laki, disaat rambut masih pendek bisa pelan-pelan meraba sendiri.
  6. Duduk, periksa bagian belakang (punggung) kaki, tumit kaki, jari kaki dan telapak kaki, lalu ambillah cermin diletakkan menghadap kedua paha bagian dalam dan tidak henti-hentinya digerakkan, amati adakah tanda-tanda lesi pada kedua paha bagian belakang. Apabila ditemukan keabnormalan, harap cepat memeriksakan diri ke dokter.

  Orang apa saja yang mudah mengidap kanker kulit?

  1. Orang yang sering melakukan kegiatan di luar rumah;
  2. Dalam riwayat keluarga ada lebih dari 2 orang dalam keluarga yang mengidap kanker kulit;
  3. Warna bola mata yang lebih muda;
  4. Rambut berwarna agak kemerahan, keemasan;
  5. Kulit mudah muncul bintik;
  6. Di masa kanak-kanak pernah mengalami luka jemur serius;
  7. Orang yang dalam pekerjaan sering kontak dengan aspal, tar, minyak mineral.

  Bagaimana melaksanakan diagnosis?

  Karena kanker kulit tumbuh pada permukaan kulit, langkah pertama diagnosis adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter kulit. Seorang dokter kulit yang berpengalaman cukup dengan mengamati, bisa tahu apakah benjolan yang ada di atas kulit bersifat jinak atau tidak. Apabila dokter mencurigai sebagai kanker kulit, dokter akan memotong sebagian kecil jaringan guna melakukan pemeriksaan hispatologi, untuk memastikan apakah telah terjadi canceration atau tidak.
Kanker kulit 2

  Dapat memberikan langkah pengobatan apa saja?

  1. Pengobatan operasi : Pengobatan operasi merupakan metode utama pengobatan kanker kulit pengangkatan yang sesuai dapat mencapai hasil yang baik.
  2. Kemoterapi : Kemoterapi juga merupakan salah satu metode pengobatan kanker kulit.
  3. Radioterapi : Sebagian pasien kanker kulit yang lanjut usia dan yang lemah, tidak cocok untuk pengobatan operasi, umumnya memilih metode radioterapi, pada saat pengobatan harus memperhatikan perlindungan terhadap jaringan sekitarnya.
  4. Pengobatan minimal invasif : Teknik pengobatan minimal invasif melengkapi kekurangan dari operasi konvensional dan radioterapi, kemoterapi, pada saat membunuh sel tumor, dapat mengatur dan memulihkan fungsi kekebalan tubuh, dapat dengan efisien mencegah kekambuhan tumor dan metastase, memiliki keunggulan dengan tidak perlu membedah, pendarahan yang minimal dan lain sebagainya.

  Juga dapat memberikan pengobatan karakteristik tradisional China

  Pengobatan tradisional China dapat melengkapi kekurangan dari operasi, kemoterapi, radioterapi, selain dapat mengkonsolidasi hasil radioterapi, kemoterapi, juga dapat menghilangkan efek samping beracun dari radioterapi, kemoterapi, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga hasil pengobatan yang lebih baik bisa tercapai.

  Apa saja langkah perawatan kanker kulit melalui makanan?

  1. Makanan yang dikonsumsi setelah operasi : Setelah melakukan operasi kanker kulit, tenaga dan darah pasien melemah, sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan tenaga dan memelihara darah, pasien dapat memilih beras, kacang polong, jujube (ang co), jamur, wortel, ketela (oei), bubur bubuk akar teratai, makanan jenis kacang-kacangan dan lain sebagainya.
  2. Makanan yang dikonsumsi saat radioterapi : Pada saat melakukan radioterapi, cairan tubuh pasien akan banyak terkuras, sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan yang meningkatkan dan memelihara cairan tubuh, pasien dapat memilih sayuran segar, buah segar, misalnya po cai, kubis air, akar teratai, pir putih, pisang, anggur dan lain sebagainya.
  3. Makanan yang dikonsumsi saat kemoterapi : Pada saat melakukan kemoterapi, tenaga dan darah pasien akan melemah, sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan yang memelihara tenaga, pasien dapat memilih kacang walnut, jamur kuping putih, jamur, water chestnuts, bubur coix seed dan lain sebagainya.

  Apa saja perawatan kanker kulit sehari hari?

  1. Pasien diharapkan sebisa mungkin menghindari terpapar di bawah sinar matahari.
  2. Setelah menemukan lesi kekambuhan yang mencurigakan, harus dengan segera datang ke rumah sakit untuk diagnosis dan operasi.
  3. Kanker kulit cenderung timbul dalam jumlah banyak, di saat perawatan, harus sering melakukan pengamatan secara cermat terhadap seluruh bagian kulit, terlebih lagi harus lebih memperhatikan bagian belakang telinga dan tempat yang tersembunyi lainnya.

  

Jumat, 04 November 2016

Kanker Hati

Kanker hati stadium 4, Operasi Bukanlah Satu-Satunya Jalan Keluar
 
 Pengobatan minimal invasif, kanker hati, Intervensi, Cryosurgery
Kanker Hati   Ripin
  Kondisi Pengobatan Kanker Hati di Indonesia
  Menurut data statistik WHO, di dunia terdapat 7 juta orang terdiagnosa kanker setiap tahunnya, hal ini disebabkan berbagai faktor, antara lain pola hidup dan pola makan yang buruk, pencemaran lingkungan dan sebagainya. Tingkat kasus kanker hati di Indonesia sendiri juga sangat tinggi. Di Indonesia, metode utamapengobatan kanker hati  adalah operasi, transplantasi hati dan kemoradioterapi. Ditambah dengan minimnya pengetahuan masyarakat akan kanker, pengobatan kanker hati di Indonesia masih tergolong kurang lengkap.
  Terapi Intervensi dilakukan di bawah panduan alat DSA, hanya membutuhkan luka bedah 1-2mm, kemudian dilakukan tusukan dan pemasukkan kateter khusus, kawat pemandu dan alat canggih lainnya langsung ke dalam tubuh. Kemudian dokter akan memasukkan obat anti kanker ke dalam tumor untuk membunuh sel-sel kanker dan menyumbat pembuluh darah pemasok nutrisi ke kanker. Dengan terputusnya pasokan nutrisi ke kanker, hal ini membuat kanker “mati kelaparan”. Selain dapat memutuskan pasokan darah ke kanker, obat emboli yang dicampur dengan obat kemo juga berperan sebagai kemoterapi lokal, sehingga tidak ada efek samping seperti yang terjadi pada kemoterapi sistemik.
  Kelebihan Intervensi : memiliki kemampuan untuk “membunuh dan membuat tumor mati kelaparan”, efeknya signifikan; obat terpusat, minim efek toksisitas, minim komplikasi; trauma ringan, minim luka dan pemulihan cepat.
 Pengobatan minimal invasif, kanker hati, Intervensi, Cryosurgery
Intervensi
  Cryosurgery : Minim Kerusakan, Minim Komplikasi dan Mencegah Kekambuhan
  Metode Cryosurgery dilakukan tanpa operasi, namun memiliki hasil yang setara dengan tindakan operasi. Selain itu, metode ini juga dapat mengurangi risiko operasi dan komplikasi, dapat mengontrol proses dan hasil pengobatan, serta tidak memiliki batasan anestesi. Saat ini metode tersebut telah berhasil memberikan hasil pengobatan yang efektif pada banyak pasien kanker hati.
  Kelebihan Cryosurgery : mengurangi risiko penyebaran saat reseksi; minim pendarahan, pemulihan cepat; membersihkan jaringan lokal tumor, merangsang kekebalan tubuh, mencegah kekambuhan tumor; minim kerusakan pada jaringan normal sekitar organ hati.
 Pengobatan minimal invasif, kanker hati, Intervensi, Cryosurgery
Cryosurgery 
  NanoKnife: Membunuh Sel Kanker Dengan Tegangan Tinggi, Melindungi Jaringan Normal
  NanoKnife bersumber dari Irreversible Electroporation (IRE), menyerang selaput sel kanker menggunakan tegangan tinggi yang dikeluarkan oleh jarum elektroda, membentuk elektroporasi permanen (IRE), merusak keseimbangan sel dan membuat sel mati dalam waktu singkat.
  Kelebihan NanoKnife : durasi ablas singkat; ablasi non-termal, tidak merusak pembuluh darah, saraf dan jaringan penting lainnya; pengobatan lebih menyeluruh; pemulihan cepat; bisa diterapkan pada pasien dengan kondisi yang lebih rumit.
 Pengobatan minimal invasif, kanker hati, Intervensi, Cryosurgery
 NanoKnife
  Penanaman Biji Partikel : Radiasi Internal, Akurat Membunuh Jaringan Tumor
  Kelebihan Penanaman Biji Partikel : Efektif memancarkan sinar terpusat di dalam tumor tanpa merusak jaringan-jaringan normal; radiasi berlangsung hingga 180 hari, efektif membunuh sel tumor; minim luka; minim efek samping dan komplikasi.
 Pengobatan minimal invasif, kanker hati, Intervensi, Cryosurgery
Penanaman Biji Partikel 
  Microwave Ablation: Membuat Sel Kanker “Mati Kepanasan”, Luka Hanya Sebesar Ujung Jarum
  Kelebihan Microwave Ablation (MWA) : efisiensi termal yang tinggi, proses tindakan lebih singkat, dalam waktu 10 menit dapat mengablasi tumor yang berdiameter hingga 6cm, mengurangi risiko dan penderitaan pasien saat proses tindakan; luka sebesar ukuran ujung jarum kurang lebih 3mm, menghindari luka “vitalitas” tubuh akibat operasi besar; indikasi luas. Pada kasus kanker hati yang tidak dapat menjalani operasi, gagal menjalani embolisasi atau fungsi hati lemah, Microwave Ablation (MWA) bisa menjadi opsi pengobatan yang efektif.
 Pengobatan minimal invasif, kanker hati, Intervensi, Cryosurgery
Microwave Ablation (MWA)
  Imunoterapi : Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Memperpanjang Tingkat Kelangsungan Hidup
  Imunoterapi tidak hanya dapat membunuh sel kanker, tetapi juga membersihkan sisa lesi pada tubuh, serta mencegah terjadinya kekambuhan dan penyebaran. Bagi pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah, metode ini dapat meningkatkan dan memperbaharui sistem kekebalan tubuh, sehingga menghambat pertumbuhan sel kanker. Karena sel imun berasal dari tubuh pasien sendiri, sehingga tidak akan menimbulkan reaksi penolakan.
  Kelebihan Imunoterapi : meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta menghindari adanya serangan virus dan bakteri dari luar; efektif menurunkan peluang kekambuhan dan penyebaran, aman
 Pengobatan minimal invasif, kanker hati, Intervensi, Cryosurgery
Imunoterapi 

Rabu, 02 November 2016

Kanker Paru-paru

 Tingkat Kejadian dan Kematian Kanker Paru : Menduduki Tingkat Pertama Untuk Kaum Pria dan Tingkat Kedua Untuk Kaum Wanita
  Tingkat kasus dan tingkat kematian kanker paru bertumbuh dengan cepat, jenis penyakit ini merupakan salah satu jenis tumor ganas yang paling mengancam kesehatan manusia, menduduki tingkat pertama pada kaum pria dan tingkat kedua untuk kaum wanita. Berapa lama pasien kanker paru dapat bertahan hidup? Berikut adalah hasil survei medis :
  Stadium 0 : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun mencapai 70-80%
  Stadium 1 : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun mencapai 50%
  Stadium 2 : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun mencapai 30%
  Stadium 3 : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun mencapai 5-15%
  Stadium 4 : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun <2%
  Dari data di atas, kita sama-sama dapat melihat, meskipun termasuk stadium awal, namun tingkat kelangsungan hidup 5 tahun bagi pasien kanker paru lebih rendah dibandingkan jenis pasien kanker lainnya, ini menjadi ancaman serius bagi hidup pasien. Oleh karena itu, bagi para pasien kanker paru, setelah terdiagnosa segeralah memilih opsi pengobatan terbaik, sehingga dapat secara efektif meningkatkan tingkat kelangsungan hidup jangka panjang.
  Kisah Perjuangan Pasien Kanker Paru Stadium 4
 Kanker paru, pengobatan minimal invasif, pengobatan kanker paru, Terapi Intervensi, Cryosurgery, Imunoterapi
Kurniawan    Kanker Paru
  Mengapa Metode Konvensional Seperti Operasi dan Kemoradioterapi Tidak Efektif Mengobati Kanker Paru?
  Tindakan Operasi : Luka Serius, Tingkat Risiko Tinggi
  Tindakan operasi merupakan metode konvensional pengobatan kanker paru. Di bagian dada akan dibedah sebesar 3-4cm dan dilakukan pengangkatan 1-2 tulang rusuk, setelah itu baru bisa dilakukan pengangkatan tumor. Tindakan operasi tersebut memiliki tingkat risiko yang tinggi dan meninggalkan luka yang serius. Banyak pasien kanker paru yang bahkan kehilangan nyawa saat proses tindakan operasi. Menurut data statistik di AS, biasanya setelah pengangkatan lobus temporal, sekitar 10.7% pasien meninggal dalam waktu 30 hari setelah operasi.
  Kemoradioterapi : Efek Samping Yang Tak Tertahankan
  Selain membunuh sel kanker, kemoradioterapi juga dapat membunuh sel sehat dan merusak sistem kekebalan tubuh secara bersamaan. Pasien bisa menerima efek samping yang serius, seperti berkurangnya sel darah putih dan trombositopenia, sering buang air kecil, rambut rontok, muntah dan sebagainya. Di saat bersamaan, berkurangnya sel imun dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah sehingga tidak dapat melawan kanker dan penyakit lainnya, ini menjadi ancaman kematian yang serius.
  Dibandingkan metode pengobatan konvensional, metode minimal invasif memiliki kelebihan seperti luka kecil, minim efek samping, pemulihan cepat, serta hasil yang efektif. Metode ini menjadi opsi pengobatan yang diakui dan dipercaya banyak pasien kanker paru.
  Metode Minimal Invasif Apa Saja Yang Digunakan St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou Untuk Mengobati Kanker Paru?
  1. Intervensi : Luka Hanya 1-2mm, Akurat Membunuh Sel Kanker
  Intervensi dilakukan di bawah panduan alat DSA, hanya membutuhkan luka bedah 1-2mm, kemudian dilakukan tusukan dan pemasukkan kateter khusus, kawat pemandu dan alat canggih lainnya langsung ke dalam tubuh. Kemudian dokter akan memasukkan obat anti kanker ke dalam tumor untuk membunuh sel-sel kanker dan menyumbat pembuluh darah pemasok nutrisi ke kanker. Dengan terputusnya pasokan nutrisi ke kanker, hal ini membuat kanker “mati kelaparan”.
 Kanker paru, pengobatan minimal invasif, pengobatan kanker paru, Terapi Intervensi, Cryosurgery, Imunoterapi

  2. Penanaman Biji Partikel : Radioterapi Lokal, Akurat Menghancurkan Jaringan Tumor
  Kelebihan Penanaman Biji Partikel : Efektif memancarkan sinar terpusat di dalam tumor tanpa merusak jaringan-jaringan normal; radiasi berlangsung hingga 180 hari, efektif membunuh sel tumor; luka kecil; minim efek samping dan komplikasi.
 Kanker paru, pengobatan minimal invasif, pengobatan kanker paru, Terapi Intervensi, Cryosurgery, Imunoterapi
Penanaman Biji Partikel
  3. Cryosurgery : Luka Kecil, Minim Komplikasi, Mencegah Kekambuhan
  Proses Cryosurgery dilakukan tanpa operasi, namun hasil yang didapat setara dengan tindakan operasi. Selain itu, metode ini dapat menurunkan risiko operasi dan komplikasi, dapat memantau proses, memberikan hasil pengobatan yang baik, serta tidak ada kondisi batasan anestesi. Saat ini metode tersebut telah berhasil diterapkan pada banyak pasien kanker paru, serta membuahkan hasil yang efektif.
 Kanker paru, pengobatan minimal invasif, pengobatan kanker paru, Terapi Intervensi, Cryosurgery, Imunoterapi
Cryosurgery
  4.lmunoterapi : Meningkatkan Sel Imun, Memperpanjang Kelangsungan Hidup
  Imunoterapi tidak hanya dapat membunuh sel kanker, tetapi juga membersihkan sisa penyakit pada tubuh, serta mencegah terjadinya kekambuhan dan penyebaran. Metode ini juga dapat meningkatkan dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh pasien yang rusak, sehingga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Dikarenakan sel imun berasal dari tubuh pasien sendiri, maka tidak mungkin terjadi penolakan. Metode ini sangat aman dan tanpa efek samping. Kondisi tubuh yang sehat atau lemah tetap bisa menjalani terapi sel imun.
 Kanker paru, pengobatan minimal invasif, pengobatan kanker paru, Terapi Intervensi, Cryosurgery, Imunoterapi
 Imunoterapi