Minggu, 30 Oktober 2016

kanker prostat

 Kanker prostat sangat jarang ditemui pada pria dibawah umur 45 tahun, tapi bersamaan dengan penambahan umur, secara diam-diam kemungkinan tumbuhnya kanker prostat meningkat, sebagian besar pasien kanker prostat berumur di atas 65 tahun. Pada dasarnya, setiap penambahan umur 10 tahun pada orang yang berusia di atas 40 tahun, kemungkinan tumbuhnya kanker prostate menjadi berlipat ganda, bahaya pria berumur 50 – 59 tahun terkena kanker prostat yaitu 10%, sedangkan pria umur 80 – 89 tahun bertambah menjadi 70%.
Kanker Prostat

 Apa saja penyebab berbahaya yang menyebabkan tumbuhnya kanker prostat?

  Penyebab yang sangat berbahaya :
  1.Usia : usia adalah penyebab berbahaya utama kanker prostat.
  2.Genetik keluarga : ketika ada keluarga dekat pria yang terkena kanker prostat, maka kemungkinan keluarga pria yang lain terkena kanker prostatpun meningkat.
  3.Ras : kemungkinan kanker prostat pada keturunan afrika yang tinggal di Amerika (termasuk orang hitam Amerika. adalah yang paling tinggi, kemudian orang spanyol dan orang putih Amerika, sedangkan kemungkinan orang Afrika terkena kanker prostat adalah yang paling rendah di seluruh dunia.
  4.Perubahan abnormalitas patologis prostat : pria yang menderita Intraphitelial neoplasia prostat, kemungkinan terkena kanker prostatnya meningkat secara jelas.
  Penyebab yang cukup berbahaya :
  1.Pola makan : pria yang sering makan makanan tinggi lemak hewani adalah golongan pria yang gampang terkena kanker prostat.
  2.Hormon jantan : hormon jantan dalam badan dapat memperlancar tumbuhnnya kanker prostat, merupakan salah satu penyebab kanker prostat.

 Apa saja gejala kanker prostat?

  1.Gejala penyumbatan : adanya kesulitan membuang air kecil, retensi urin, sakit, kencing darah atau kehilangan pengontolan urin, dll.
  2.Gejala invasive lokal : rongga antara kandung kemih dan rectum adalah bagian yang paling duluan terkena, rongga antara kandung kemih dan rectum termasuk prostat, testis, vas deferens, saluran kencing dan organ lainnya, misalnya tumor menginvasi dan menggencet vas deferens dapat memicu sakit pinggang dan sakit sebelah testis.
  3.Gejala penyebaran lainnya : kanker prostat gampang menyebar ke tulang, awalnya bisa saja tidak menunjukkan gejala, ada juga karena penyebaran tulang mengakibatkan penekanan pada saraf atau patah tulang patologis ketika periksa baru ditemukan kanker prostat.

 Apa saja cara diagnosis kanker prostat?

  1.Pemeriksaan rectum;
  2.Serum antigen prostat;
  3.Asam fosfatase prostat;
  4.USG;
  5.X-ray;
  6.Histopatologi;
  7.CT dan MRI.
Kanker Prostat 2

 Bagaimana proses perluasan kanker prostat?

  Penyebaran melalui darah, penyebaran vena adalah jalur umum perluasan kanker prostat, paling sering menyebar ke paru-paru dan tulang kerangka, tulang panggul dan ruas tulang serta tulang rusuk, tulang paha, tulang selangka dan tulang di bagian lain juga bisa dicapai. Sedangkan bagaimana kanker prostat menyebar sampai ke lumbar tulang belakang, ada pakar yang mengira melewati vena vertebra, sedangkan bukti lain menunjukkan kanker prostat dan kanker lainnya sama saja yaitu melewati peredaran badan, maka dari itu, sebagian besar penyakit penyebaran tulang bisa saja sudah ada juga penyebaran pada paru-paru.

 Dapat menyediakan cara pengobatan apa saja?

  1.Operasi : operasi externis prostat adalah cara pengobatan yang paling sering ditemui, dengan operasi pengangkatan prostat, secara keseluruhan mengangkat bagian prostat yang terkena kanker atau keseluruhan prostat, demi menahan perluasan kanker prostat.
  2.Radioterapi : radioterapi utamanya dibagi mencari cara sebagai berikut : 1. radioterapi luar badan, 2. radioterapi dalam organ, cara ini sering dipadukan dengan mastektomi radikal prostat atau operasi pembersihan kelenjar getah bening tulang panggul; 3. radioterapi seluruh badan, pada kondisi tertentu dapat mengurangi sakit di bagian tertentu yang diakibatkan penyebaran tulang dan mengurangi perkembangan lesi.
  3.Kemoterapi : Pengobatan dengan obat kemo, adalah cara pengobatan kanker prostat seluruh badan, dapat mengontrol perluasan dan penyebaran sel kanker dengan efektif.
  4.Pengobatan tradisional China : pengobatan tradisional China untuk kanker prostat, di satu sisi bisa membunuh dan menekan sel kanker, memperbaiki kondisi penyakit, di sisi lain bisa meningkatkan kondisi badan pasien, memperkuat daya tahan tubuh, secara keseluruhan meningkatkan hasil pengobatan.
  5.Pengobatan Jie Ru : teknologi pengobatan Jie Ru sebagai teknologi baru pada pengobatan kanker, memiliki keunggulan luka kecil, tanpa rasa sakit, darah yang keluar sedikit, pemulihan cepat, dll.
  Pakar dari Guangzhou Modern Tumor Hospital menunjukkan, pengobatan kanker prostate tidak boleh difokuskan hanya pada satu bagian tertentu atau satu cara pengobatan, melainkan harus disesuaikan dengan tahap penyakit, jenis organ, jenis biologis tumor dan kondisi fisik, harus memadukan operasi, radioterapi, kemoterapi, pengobatan tradisional China, Jie Ru dan pengobatan ilmiah lainnya, dengan begitu baru bisa mencapai hasil yang terbaik.

 Cara pemulihan kanker prostat termasuk apa saja?

  1.Pemulihan psikologis : membantu pasien membuang tekanan batin, mendukung pasien menjadi optimis, dan tekun menjalani pengobatan.
  2.Pemulihan pola makan dan saluran usus : untuk mengurangi sembelit setelah operasi, seharusnya mengajarkan pasien untuk banyak makan buah dan sayur tawar, gampang dicerna dan kaya akan serat, banyak minum, setiap bangun pagi buang air besar teratur, demi mempertahankan lancarnya pembuangan kotoran. Pantang makanan pedas dan makanan yang bersifat keras supaya tidak sembelit.
  3.Pemulihan kekejangan kandung kemih : ketika kandung kemih terasa kejang, tarik nafas dalam-dalam dan minta anggota keluarga untuk memijat bagian kaki dapat mengurangi rasa sakitnya. Apabila setelah operasi masih terdapat kekejangan yang berkelanjutan, harus diberikan obat analgesik supaya dapat mengurangi rasa sakit pasien.
  Selain itu, kualitas tidur yang bagus juga dapat membantu pemulihan pasien, memilih waktu yang tepat bagi pasien untuk beristirahat, memberikan pasien lingkungan tidur yang nyaman.

Rabu, 26 Oktober 2016

Kanker Otak

Apakah kanker otak itu?

  Kanker otak adalah biologis baru yang tumbuh di dalam rongga kranial, yang disebut juga sebagai tumor intrakranial. Posisi insiden ada diberbagai macam sel otak termasuk, syaraf otak, meningeal otak, tulang kepala, kelenjar pituitari dan metastase dari organ lainnya sebagai metastasis tumor otak.
  Karena dalam rongga kranial semuanya berupa tulang, otak besar yang tumbuh tumor akan menyebabkan tekanan dalam rongga kranial meningkat, yang kemudian menimbulkan gejala sakit kepala, muntah, penglihatan yang kabur, kram, koma dan gejala lainnya, posisi lesi dan sifat patologis dari kanker otak dapat berbeda seiring dengan perbedaan umur.

  Seberapa tinggi tingkat insiden dan tingkat kematian kanker otak?

  Tingkat insiden kanker otak menyumbang sekitar 5% dari kanker seluruh tubuh, menduduki tingkat 70% dari kanker anak. Kanker otak dapat muncul dalam berbagai tingkatan umur, pada umur 20-40 tahun memiliki tingkat insiden lebih tinggi, perbandingan angka insiden kanker otak antara pria wanita sebanyak 13:10.
  Seluruh dunia setiap tahun ada sekitar 18500 orang yang didiagnosa menderita kanker otak, setiap tahun ada sekitar 12760 orang meninggal karena kanker otak, Umur rata-rata dari pasien yang meninggal karena kanker otak adalah 64 tahun dan tingkat kematian kanker otak setiap tahun semakin meningkat.
Kanker otak,gejala kanker otak

  Kanker otak dapat menimbulkan bahaya apa saja?

  1. Kerusakan jaringan otak, menimbulkan gangguan pada sistem syaraf, menyebabkan tubuh kehilangan fungsi normal.
  2. Timbulnya edema pada otak, menyebabkan pembengkakan otak, tekanan rongga kranial meningkat karenanya.
  3. Edema menyebabkan kerusakan yang parah di rongga kepala, membuat kematian pusat syaraf dan lain sebagainya.
  4. Timbul gejala gangguan indera penciuman, gerakan menjadi lamban, kaki dan tangan tidak bertenaga dan gejala lainnya.

  Apa saja faktor penyebab kanker otak?

  1. Faktor radiasi : Gelombang radiasi yang dipancarkan oleh ponsel, komputer mendorong terjadinya sel kanker.
  2. Faktor trauma : Trauma eksternal dapat merangsang otak, jaringan parut meningeal akan mengarah ke tumor dan dapat mempercepat pertumbuhan tumor otak yang sebelumnya sudah ada.
  3. Faktor kimia : Timbulnya kanker otak terkait dengan kontak pestisida, pewarna, formaldehida dan lain sebagainya dalam jangka waktu panjang.
  4. Faktor radioterapi : Kontak dengan paparan sinar radioterapi juga merupakan salah satu faktor penyebab kanker otak.
  5. Faktor bawaan : Pada masa perkembangan embrio sel awal atau residu ektopik jaringan dalam rongga kepala, memiliki fungsi diferensiasi dan proliferasi, dapat berkembang menjadi kanker otak bawaan.
  6. Faktor genetik : Cacat genetik atau mutasi dapat menyebabkan kanker otak, sekitar setengah dari pasien kanker otak memiliki riwayat keluarga.

  Apa saja gejala kanker otak?

  1. Timbul rasa sakit kepala pada pukul empat atau lima pagi, pasien sering terbangun dari tidur lelap, semakin lelap tidurnya, sakit kepala akan semakin berat.
  2. Gejala muntah pada pasien kanker otak tidak disertai dengan rasa mual dan sakit perut, juga tidak terkait dengan mengkonsumsi makanan, melainkan muncul gejala muntah yang menyembur setelah sakit kepala sesaat.
  3.tumor otak dapat menimbulkan tekanan otak meningkat, menyebabkan arus balik darah vena di mata tidak lancar sehingga menimbulkan stasis edema dan melukai sel-sel visual di retina, yang mengakibatkan penurunan kemampuan penglihatan.
  4. Satu sisi mata menonjol : Satu sisi bola mata menonjol ke depan, gejala ini semakin berat sehingga menyebabkan kelopak mata tidak bisa menutup dengan baik.
  5. Lobus temporal pada bagian bawah otak di bawah rangsangan dari tumor otak, menyebabkan muncul fenomena ilusi indera penciuman.
  6. Tumor otak menekan syaraf pendengaran, yang mengakibatkan fungsi pendengaran di salah satu sisi telinga mengalami degradasi secara bertahap.
  7. Pasien yang timbul gejala epilepsi setelah dewasa, apabila tidak ada cedera luar atau faktor penyebab lainnya, maka terlebih dahulu dipertimbangkan adanya kanker otak.

  Apa saja metode pemeriksaan kanker otak?

  1. Radiografi sinar-X bagian kepala : Dapat membantu untuk mengetahui ada tidaknya gejala peningkatan tekanan intrakranial, kerusakan bagian dari tulang kepala atau hyperplasia dan gejala lainnya.
  2. CT scan otak : Mudah untuk mendeteksi ukuran lesi, bentuk, jumlah, lokasi, kepadatan, sifat dan lain sebagainya.
  3. MRI : Dapat menunjukkan sebagian besar tumor otak dan edema perifer di sekitar tumor, secara akurat menunjukkan lokasi tumor, ukuran dan bentuk.
  4. Electroencephalography (EEG) : Memiliki nilai penentuan lokalisasi terhadap tumor otak yang tumbuh dengan cepat di belahan cerebral, dapat melihat penurunan amplitude dan perlambatan frekwensi di sekitar tumor otak.
  5. Pengukuran biokimia : Terhadap pasien tumor pituitary, terutama pasien sekresi hormon anterior hipofisis berlebihan, dapat dikonfirmasi lewat pemeriksaan biokimia.

  Apa saja metode pengobatan konvensional kanker otak?

  1. Pengobatan operasi : Melalui operasi pengangkatan tumor primer, dengan sebisa mungkin mengangkat bersih sel-sel tumor, menghindari hyperplasia sel.
  2. Pengobatan kemoterapi : Karena struktur khusus dari blood-brain barrier di otak, pengobatan kemoterapi mengalami banyak batasan/halangan, hanya dapat menggunakan obat kemoterapi yang bersifat larut dalam lemak (fat-soluble) melalui sel intimal masuk ke dalam sel tumor, untuk menghasilkan efek obat, akan tetapi cara yang demikian mempengaruhi kecepatan dan efisiensi fungsi obat.
  3. Pengobatan radioterapi : Terutama menggunakan tingkat sensitivitas sel tumor terhadap sinar radiasi, berdasarkan diagnosis patologis tumor otak, tingkatan diferensiasi dan hasil pemeriksaan pencitraan untuk menentukan ukuran lingkup dan dosis penyinaran, akan tetapi dalam proses pengobatan radioterapi dapat timbul efek samping yang beracun.

  Apa saja metode perawatan kanker otak?

  Metode perawatan melalui makanan
  1. Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah yang segar.
  2. Mengkonsumsi jumlah protein yang cukup, misalnya putih telur, ikan, berbagai macam makanan olahan dari kacang dan lain sebagainya.
  3. Kurangi makanan yang mengandung lemak hewani, misalnya minyak babi, mentega, krim dan makanan lainnya dengan kandungan kolesterol cukup tinggi.
  4. Hindari mengkonsumsi makanan yang dapat merangsang sistem syaraf, misalnya alkohol, teh pekat, kopi dan lain sebagainya.
  Metode perawatan melalui psikologis
  1. Secara teratur melakukan cek ulang ke rumah sakit.
  2. Mempertahankan psikologis (pikiran) optimis, secara aktif berkoordinasi dengan pengobatan.
  3. Pasien kanker otak sangat mudah berpikiran negatif, harus sering berkomunikasi dengan pasien.
  4. Sering memberikan dorongan semangat kepada pasien kanker otak, membantu mendirikan kepercayaan dalam melawan kanker.

 

Minggu, 23 Oktober 2016

Leukemia


leukemia, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, gejala leukemia, pengobatan leukemia, pengobatan leukemia minimal invasif
  Apa Itu Leukemia?
  Leukemia adalah kelainan pada leukosit yang disebabkan sumsum tulang, sehingga mengakibatkan turunnya produksi leukosit, eritrosit dan trombosit. Leukosit yang tidak normal tersebut akan menyerang jantung, limpa dan kelenjar getah bening, sampai akhirnya terjadi infiltrasi dan merusak seluruh jaringan dan organ tubuh, menyebabkan kinerja leukosit normal terhambat.
leukimia berbeda dengan tumor padat, bukan kanker/tumor yang hidup di jaringan, tetapi penyakit darah ganas yang dapat menyebar secara menyeluruh, menyerang sistem, organ, dan jaringan tubuh. Perkembangan leukemia ditandai dengan anemia, pendarahan, infeksi dan infiltrasi organ dan gejala lainnya.
  Sebesar Apa Resiko Leukemia?
  Persentase Leukemia diantara penyakit kanker mencapai 2.5%. Dalam lingkup global, setiap tahun terdapat 47.150 orang terdiagnosa leukemia, selain itu setiap tahunnya terdapat 23.540 orang meninggal akibat leukemia. Leukemia dalam kanker prediatik menempati posisi pertama, risiko tertinggi terdapat pada usia 0-4 tahun, dengan perbandingan risiko pada pria dan wanita 7 : 5.
  Jenis Leukemia Yang Sering Ditemukan
  Berdasarkan sumber dan ciri-ciri morfologinya, leukemia dibagi menjadi :
  Leukemia Myeloid Akut : Adalah poliferasi sel darah putih yang abnormal pada leukemia myeloid. Karakteristik dari leukemia myeloid adalah poliferasi yang cepat pada sel abnormal di sumsum tulang yang mempengaruhi produksi sel normal.
  Leukemia Myeloid Kronis : Adalah kloning pada sel induk hematopoietik, dengan hiperplasia susum tulang, sel darah putih perifer meningkat dan pembesaran pada organ limpa yang menjadi gejala utama dari leukemia myeloid kronis.
  Leukemia Limfoblastik Akut : Adalah kelainan pada poliferasi dan diferensiasi sel lomfoid induk, pembentukan sel darah putih yang tidak matang dalam jumlah yang banyak merupakan jenis sel leukemia yang berkembang dengan cepat.
  Leukemia Limfositik Kronis : Adalah tumor ganas yang mempengaruhi sel getah bening. Hal ini menyebabkan limfoid menghasilkan sel yang tidak matang, sel-sel tersebut akan menumpuk di sumsum tulang, menghambat hematppoiesis susum tulang, dan dapat menyebar melalui darah.
  Apa Penyebab Leukemia?
  Walaupun banyak faktor yang diyakini berhubungan dengan penyebab leukemia, tetapi sampai saat ini para Ahli tidak dapat memastikan sepenuhnya penyebab utama leukemia. Sampai saat ini penyebab leukemia masih dianggap berhubungan dengan infeksi, radiologis, faktor kimia, dan keturunan.
  Apa Saja Gejala Leukemia?
  1. Anemia : Ciri-ciri utama adalah muka pucat, pusing, jantung berdebar dan sebagainya.
  2. Demam : Demam intermiten atau demam yang tidak teratur, temperatur badan sekitar 37,5-40℃ atau bahkan lebih tinggi.
  3. Pendarahan : Pendarahan dapat terjadi di tubuh bagian mana saja, salah satunya yaitu di rongga hidung, rongga mulut, gusi dan bagian lain yang lebih umum terjadi pendarahan.
  4. Kelenjar Getah Bening : Kelenjar getah bening seluruh tubuh membengkak, hal ini sering diterjadi pada pasien leukemia limfoblastik akut.
  5. Pembengkakan Hati Dan Limpa : 50% pasien leukemia akan mengalami pembengkakan hati dan limpa, salahsatu pasien leukemia limfoblastik akut akan mengalami pembengkakan hati dan limpa.
  6. Peradangan Sistem Syaraf : Terjadi infiltrasi sel putih pada Arachnoid dan Meningioma, sehingga menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial dan Kelumpuhan ekstremitas.
  7. Gejala Lainnya : Ketika sel kanker infiltrsi sampai ke bagian sistem pernafasan, pencernaan dan saluran kencing, hal ini akan menyebabkan efusi pluera, disfungsi sistem pencernaan dan proteinuria.
  Bagaimana Cara Mendiagnosa Leukemia?
  Test Lab Rutin : Mengambil sedikit sample darah dari jari tangan atau telinga, untuk pemeriksaan jumlah eritrosit, leukosit dan trsombosit, dan mengklasifikasi sel darah putih.
  Pap Darah Perifer : Dari hasil pap darah akan ditemukan perubahan akut pada sel sumsum tulang, sel ini disebut dengan sel darah putih yang belum matang.
  Pemeriksaan Biopsi Sumsum Tulang Belakang : Menggunakan peralatan untuk mencapai susum tulang dan pengambilan sample sel sumsum untuk diperiksa, serta dilakukan klasifikasi dan perhitungan jenis sel.
leukemia, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, gejala leukemia, pengobatan leukemia, pengobatan leukemia minimal invasif
  Cara Perawatan Penyakit Leukemia
  Perawatan makanan dan miniman
  1. Banyak mengkonsumsi makanan dengan protein dan kalori tinggi.
  2. Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin.
  3. Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi.
  Perawatan
  1. Minum obat teratur, melakukan check up rutin
  2. Menjaga pola hidup yang baik
  3. Mencegah infeksi, menjaga kebersihan rumah
  4. Strerilisasi makanan dan alat makan, mencuci buah, mengupas kulit buah
 

Kamis, 20 Oktober 2016

Kanker Serviks

Harapan hidup 5 tahun pasien kanker serviks stadium 1B 80-85%
  Harapan hidup 5 tahun pasien kanker serviks stadium 2 60-70%
  Harapan hidup 5 tahun pasien kanker serviks stadium 3 30-35%
  Harapan hidup 5 tahun pasien kanker serviks stadium 4 sekitar 14%
  Oleh karena itu, “Deteksi, Diagnosa dan Pengobatan Dini” adalah cara terbaik untuk meningkatkan harapan hidup pasien kanker serviks.
kanker serviks, pengobatan kanker serviks, pengobatan minimal invasif, operasi, kemoterapi, Intervensi, Cryosurgery, Metode Gabungan Pengobatan Timur dan Barat
  
  Kisah Pasien Kanker Serviks Stadium 4

  Apa Saja Metode Pengobatan Kanker Serviks?
  1. Operasi
  Metode operasi cocok diterapkan pada pasien kanker serviks stadium awal, umumnya dilakukan operasi radikal, yaitu pemotongan pada bagian serviks, sebagian vagina dan beberapa jaringan rahim. Selain itu, metode ini juga dapat membersihkan kelenjar getah bening di kedua sisi pelvis. Kelebihan metode ini antara lain dapat membersihkan lesi kanker dan durasi pengobatan singkat, namun ada beberapa kekurangan yang juga perlu diperhatikan, seperti jangkauan operasi luas, menimbulkan luka, serta rawan terjadi komplikasi, seperti pendarahan, infeksi pelvis, kista pada limfa, infeksi saluran kemih dan fistula vagina.
  2. Radioterapi
  Metode ini cocok diterapkan pada seluruh pasien kanker serviks, termasuk pasien yang sudah memasuki stadium lanjut. Bagi pasien usia lanjut dan gangguan jantung, radioterapi adalah salah satu pengobatan yang umum dipilih. Namun, radioterapi umumnya juga disertai dengan komplikasi, seperti infeksi usus dan kandung kemih, sehingga diperlukan pengobatan dan perawatan lanjutan untuk pemulihan. Pada pasien stadium lanjut, radioterapi dapat menimbulkan fistula vagina dan fistula usus.
  3. Kemoterapi Sistemik
  Padapengobatan kanker servik kemoterapi adalah salah satu metode pengobatan yang banyak digunakan. Karena banyak pasien yang terdiagnosa saat sudah memasuki stadium lanjut, sehingga mereka tidak lagi dapat menjalani operasi. Namun harus diakui, obat kemoterapi umumnya memiliki efek samping yang besar, selain membunuh sel kanker, obat juga akan merusak jaringan dan fungsi normal sel-sel di sekitarnya, sehingga sel imun tubuh pasien juga menurun drastis. Ini dapat menyebabkan nafsu makan menurun, mual, muntah, diare, rambut rontok dan sebagainya.
  Pengobatan minimal invasif VS Pengobatan Konvensional
Metode Pengobatan
Tingkat Keamanan
Tingkat Kerusakan
Risiko Kekambuhan
Durasi Pengobatan
Metode Minimal Invasif
Aman
Besar luka milimeter, minim efek samping, minim kerusakan
Membasmi tumor secara bertahap, tidak mempengaruhi metabolisme sel tumor, minim kekambuhan
Pemulihan cepat
Metode Operasi
Risiko besar
Kerusakan besar, rawan merusak dan menurunkan fungsi imun
Mudah kambuh
Durasi pemulihan lebih lama
Kemoradioterapi
Efek samping besar
Timbul beberapa reaksi, seperti leukosit menurun, nafsu makan menurun, rambut rontok, kulit kering, bahkan mengganggu fungsi organ.
Mudah kambuh
Durasi pengobatan panjang

  Metode Pengobatan Apa Saja Yang Ada di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou?
  1. Intervensi : Luka 1-2mm, akurat membunuh sel kanker
kanker serviks, pengobatan kanker serviks, pengobatan minimal invasif, operasi, kemoterapi, Intervensi, Cryosurgery, Metode Gabungan Pengobatan Timur dan Barat
  Berbeda dengan metode operasi, Intervensi dilakukan di bawah panduan alat DSA. Dengan luka sebesar 1-2mm, dokter akan memasukkan kateter khusus ke lokasi tumor, kemudian diinjeksikan obat ke dalam tumor, dilakukan embolisasi pada tumor dan pembuluh darahnya, membuat tumor ‘mati kelaparan’. Selain itu, agen emboli juga dapat membawa obat masuk ke dalam pusat tumor, sehingga dapat memainkan peran pengobatan lokal. Intervensi memiliki kelebihan antara lain minim rasa sakit, efekfitf, serta minim efek samping. Jika dibandingkan dengan kemoterapi biasa, Intervensi secara maksimal mengurangi penderitaan pasien.
 
kanker serviks, pengobatan kanker serviks, pengobatan minimal invasif, operasi, kemoterapi, Intervensi, Cryosurgery, Metode Gabungan Pengobatan Timur dan Barat
 
  2. Cryosurgery : Mematikan Kanker Dengan Suhu Panas dan Dingin
kanker serviks, pengobatan kanker serviks, pengobatan minimal invasif, operasi, kemoterapi, Intervensi, Cryosurgery, Metode Gabungan Pengobatan Timur dan Barat
  Cryosurgery dilakukan tanpa pembedahan, namun dapat mencapai hasil yang setara dengan metode operasi. Selain itu, metode ini juga dapat menurunkan risiko serta komplikasi akibat operasi, dapat mengontrol proses dan hasil pengobatan, serta tidak dilakukan dengan anestesi total. Saat ini, metode ini sudah diterapkan pada banyak pasien kanker dan menghasilkan efektifitas pengobatan yang baik.
 kanker serviks, pengobatan kanker serviks, pengobatan minimal invasif, operasi, kemoterapi, Intervensi, Cryosurgery, Metode Gabungan Pengobatan Timur dan Barat
  
  3. Metode Gabungan Pengobatan Timur Dan Barat : Meningkatkan Efektifitas, Meminimalisir Efek Samping
kanker serviks, pengobatan kanker serviks, pengobatan minimal invasif, operasi, kemoterapi, Intervensi, Cryosurgery, Metode Gabungan Pengobatan Timur dan Barat
 

Kanker Payudara

Stadium Dan Tingkat Kelangsungan Hidup Kanker Payudara
Berapa lama pasienkanker payudara dapat bertahan hidup? Data statistik menunjukkan :
Stadium 1 : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun sekitar 95%
Stadium 2A : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun sekitar 90%
Stadium 2B : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun sekitar 80%
Stadium 3A : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun sekitar 50-70%
Stadium 3B : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun sekitar 40-50%
Stadium 4 : Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun sekitar 2-3 tahun
Oleh karena itu, deteksi dan pengobatan dini merupakan faktor terpenting untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pasien kanker payudara. Selain itu, memilih metode pengobatan yang tepat juga merupakan kunci dalam meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pasien kanker payudara.
Suara Hati Pasien Kanker Payudara Stadium 3b
Yang Shurong : Pasien Kanker Payudara Stadium 3B Asal Indonesia
Kanker Payudara – Ancaman Besar Bagi Kehidupan
Kanker payudara merupakan jenis penyakit dengan insiden tertinggi di Indonesia, jumlah pasien kanker payudara menempati angka 16.85% dari seluruh pasien kanker. Selain tingkat insiden yang terus meningkat, kini kanker payudara juga menyerang kaum usia lebih muda, yang awalnya sekitar usia 50 tahun menjadi 35 tahun. Karena deteksi dini sangat mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup pasien kanker payudara, oleh karena itu rutin melakukan pemeriksaan medis dan SADARI sangatlah penting.
Operasi : Menghilangkan Martabat Perempuan
Operasi konvensional memiliki risiko yang tinggi, trauma besar, mudah menimbulkan sejumlah komplikasi, tidak cocok untuk pasien kanker payudara stadium lanjut serta memiliki keterbatasan yang besar. Untuk beberapa pasien kanker payudara, pengangkatan payudara setara dengan hilangnya martabat perempuan.
Kemoradioterapi : Efek Samping Tidak Tertahankan
Selain membunuh sel kanker, kemoradioterapi juga dapat membunuh sel sehat dan merusak sistem kekebalan tubuh secara bersamaan. Pasien akan mengalami efek samping yang buruk dan menurunnya sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak dapat melawan kanker dan invasi penyakit lainnya.
Pengobatan Minimal Invasif : Luka Sayatan 2-3mm, Bertarget, Akurat Menghancurkan Kanker
Dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan berkembangnya teknologi pengobatan kanker minimal invasif, Terapi Intervensi, Cryosurgery dan teknologi Minimal Invasif lainnya telah memberikan harapan baru bagi pasien kanker payudara. Jika dibandingkan dengan teknologi pengobatan konvensional, teknologi minimal invasif memiliki kelebihan antara lain minim luka, minim efek samping, pemulihan cepat dan efektif. Metode-metode ini juga telah mendapatkan pengakuan dan kepercayaan dari banyak pasien kanker payudara.
Intervensi : Luka Sayatan 1-2mm, Akurat Melawan Kanker
Kelebihan Intervensi : memiliki kemampuan untuk “membunuh dan membuat tumor mati kelaparan”, efeknya signifikan; obat terpusat, minim efek toksisitas, minim komplikasi; trauma ringan, minim luka dan pemulihan cepat. Jika dibandingkan dengan pengobatan konvensional, metode-metode ini dapat mengurangi penderitaan pasien.
Terapi Minimal Invasif, Kanker Payudara, Terapi Intervensi, Cryosurgery
Intervensi
Cryosurgery : Minim Kerusakan, Minim Komplikasi dan Mencegah Kekambuhan
Metode Cryosurgery dapat mengurangi risiko dan komplikasi dari operasi, memantau proses dan hasil pengobatan, serta tidak ada pembatasan dalam hal anaestesi dan efek samping kemoterapi. Hingga saat ini, metode pengobatan ini telah berhasil diterapkan pada banyak pasien kanker dan membuahkan hasil yang efektif.
Kelebihan Cryosurgery : mengurangi risiko penyebaran saat reseksi; minim pendarahan, pemulihan cepat; membersihkan jaringan lokal tumor, merangsang kekebalan tubuh, mencegah kekambuhan tumor; minim kerusakan pada jaringan normal sekitar payudara.
Terapi Minimal Invasif, Kanker Payudara, Terapi Intervensi, Cryosurgery
Cryosurgery
Penanaman Biji Partikel : Radiasi Internal, Akurat Membunuh Jaringan Tumor
Kelebihan Penanaman Biji Partikel : Efektif memancarkan sinar terpusat di dalam tumor tanpa merusak jaringan-jaringan normal; radiasi berlangsung hingga 180 hari, efektif membunuh sel tumor; minim luka; minim efek samping dan komplikasi.
Terapi Minimal Invasif, Kanker Payudara, Terapi Intervensi, Cryosurgery
Penanaman Biji Partike
Terapi Natural : Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Memperpanjang Tingkat Kelangsungan Hidup
Karena sel imun berasal dari tubuh pasien sendiri, sehingga tidak akan menimbulkan reaksi penolakan. Metode ini aman dan tanpa efek samping, serta dapat diterapkan pada pasien dengan kondisi lemah sekalipun.
Kelebihan Terapi Natural : meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta menghindari adanya serangan virus dan bakteri dari luar; efektif menurunkan peluang kekambuhan dan penyebaran; aman dan tanpa efek samping.
Terapi Minimal Invasif, Kanker Payudara, Terapi Intervensi, Cryosurgery
Terapi Natural
Rekonstruksi Payudara pasca Masketomi – Pilihan Kanker Payudara Stadium Awal
Rekonstruksi payudara pasca mastektomi menerapkan prinsip "Keamanan Yang Utama, Penampilan Nomor Dua". Pertama-tama akan dilakukan reseksi terhadap tumor, setelah itu berdasarkan kondisi pasien, akan dipilih apakah menggunakan cara implan atau transplantasi jaringan autologous untuk memperbaiki bentuk payudara, membuat penampilan mereka tidak berbeda dengan orang biasa. Penerapan rekonstruksi payudara pasca masketomi tidak akan membuat pasien kehilangan payudara setelah menjalani masketomi, sehingga membuat pasien mendapatkan kembali kepercayaan diri mereka!
Proses rekonstruksi payudara setelah masketomi :
1. Ahli payudara memastikan apakah pasien kanker payudara cocok untuk rekonstruksi payudara
2. Ahli payudara dan Ahli bedah bersama-sama menentukan luka sayatan bedah
3. Pertama dilakukan reseksi tumor atau diseksi kelenjar getah bening, kemudian rekonstruksi payudara
4. Perawatan pasca operasi antara lain olahraga, pola makan bergizi, perawatan psikologis dan lain-lain
Terapi Minimal Invasif, Kanker Payudara, Terapi Intervensi, Cryosurgery
Rekonstruksi Payudara pasca Masketomi

Rabu, 12 Oktober 2016

Pengobatan Kanker Payudara

Menurut WHO, di Indonesia, setiap tahunnya terdapat sekitar 19.730 wanita yang meninggal akibat dikarenakan kanker payudara ,Kanker payudara sendiri menempati angka 21.4% dari seluruh penyebab kematian pada wanita. Hingga kini, pengobatan konvensional seperti operasi, kemoterapi dan radioterapi masih menjadi pilihan pengobatan utama banyak wanita Indonesia.
 Pengobatan Konvensional kanker Payudara di Indonesia ----- Luka Besar, Pemulihan Lambat, Efek Samping
Kanker Payudara, Pengobatan Kanker Payudara, Tingkat Kelangsungan Hidup Kanker Payduara, Pengobatan Minimal Invasif, Pusat Kanker Payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou
  (1) Pengangkatan Tumor (Operasi Pengangkatan Tumor)
  Operasi pengangkatan tumor payudara biasanya dilakukan pada kasus dimana ukuran tumor relatif kecil. Besar kecilnya jaringan payudara yang diangkat tergantung dari jenis, ukuran dan letak tumor, serta ukuran payudara. Pasien kanker payudara stadium awal biasanya memilih cara ini, namun untuk menuntaskan pengobatan hingga ke akarnya, pada proses pembedahan juga dapat mengangkat jaringan sehat di sekitarnya.
  (2) Mastektomi (Pengangkatan payudara)
  Mastektomi adalah pengangkatan seluruh jaringan payudara, termasuk puting susu. Biasanya, untuk benar-benar membersihkan sel kanker dan menghindari kekambuhan, pengangkatan payudara adalah pengobatan yang paling banyak dijalani oleh wanita Indonesia.
  Namun, pengangkatan payudara tidak berarti bahwa sel kanker dalam tubuh pasien sudah benar-benar hilang. Menurut pasien kanker payudara stadium lanjut, umumnya disertai dengan kemungkinan adanya metastasis sel kanker. Selain itu, pemulihan bekas luka yang cukup lama akan memberikan pasien trauma, ditambah lagi payudara yang tidak lengkap dapat membuat wanita menjadi lebih menutup diri.
  (3) Kemoterapi
  Kemoterapi dapat dibagi menjadi kemoterapi pascaoperasi dan pra operasi. Kemoterapi pascaoperasi sebagai upaya untuk menghancurkan sel kanker lebih lanjut dan meningkatkan efektifitas pengobatan; sedangkan kemoterapi pra operasi dapat memperkecil ukuran tumor serta mengurangi tingkat kesulitan operasi. Namun, obat kemoterapi dapat menimbulkan berbagai efek samping, diantaranya nafsu makan menurun, mual, muntah, rambut rontok, sel imun menurun, dan mempercepat menopause pada wanita 40 tahun ke atas.
Kanker Payudara, Pengobatan Kanker Payudara, Tingkat Kelangsungan Hidup Kanker Payduara, Pengobatan Minimal Invasif, Pusat Kanker Payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou
  (4) Radioterapi
  Radioterapi adalah metode pengobatan kanker yang menggunakan gelombang sinar energi tinggi. Dapat dilakukan sebagai metode tunggal ataupun dikombinasikan dengan metode pengobatan lainnya. Namun, sama halnya dengan kemoterapi, radioterapi memiliki beberapa efek samping, seperti merangsang payudara, membuat warna payudara menjadi gelap, menimbulkan bekas luka dan sebagainya. Lagipula kemoterapi belum tentu cocok diterapkan pada setiap jenis pasien kanker payudara, metode pengobatan seharusnya didasarkan pada kondisi masing-masing pasien.
  Operasi dengan kemoterapi radioterapi bukanlah pilihan satu-satunya bagi pasien kanker payudara. Di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, Pengobatan Minimal Invasif dapat memberikan wanitapengobatan kanker payudara  tanpa harus kehilangan payudaranya.
Metode Pengobatan
Tingkat Keamanan
Tingkat Kerusakan
Tingkat Kekambuhan
Durasi Pengobatan
operasiTingkat bahaya tinggiLuka besar, tingkat kerusakan tinggiDapat dilakukan berulang, tingkat kekambuhan rendahWaktu pemulihan setelah terapi cukup lama
metode terapiEfek samping besarDapat menyebabkan rambut rontok, mual, muntah dllMudah kambuhDurasi pengobatan tunggal singkat, proses pengobatan panjang
metode manual
Aman
luka sayatan 2 mm,minim luka
Tingkat Kekambuhan rendah
Waktu singkat
  Pengobatan Kanker Payudara Minimal Invasif --- minim trauma, pemulihan cepat, efek samping kecil
  (1) Metode intervensi Kanker Payudara --- Luka Sayatan 2 mm, Akurat Membunuh Sel Kanker
  Berbeda dengan pengobatan konvensional, Intervensi menggunakan kateter berukuran 1-2mm yang mengarahkan obat anti kanker langsung tertuju pada pusat tumor, metode ini dapat membunuh sel kanker tanpa melukai sel normal di sekitarnya.
Kanker Payudara, Pengobatan Kanker Payudara, Tingkat Kelangsungan Hidup Kanker Payduara, Pengobatan Minimal Invasif, Pusat Kanker Payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou
  (2) Metode cryosurgery Kanker Payudara --- Suhu Panas Dingin Membunuh Tumor, Sedikit Komplikasi, Mencegah Kekambuhan
  Metode Cryosurgery menggunakan gas argon untuk menurunkan suhu dan gas helium untuk menaikkan suhu. Suhu dingin dan panas dapat membunuh tumor tanpa membahayakan jaringan normal. Metode ini dapat mengurangi risiko pembedahan dan komplikasi, proses pengobatan dan hasil pengobatan dapat dipantau, tidak ada batasan anestesi dan efek samping kemoterapi, merupakan pilihan baru bagi pasien kanker payudara stadium lanjut hingga akhir.
Kanker Payudara, Pengobatan Kanker Payudara, Tingkat Kelangsungan Hidup Kanker Payduara, Pengobatan Minimal Invasif, Pusat Kanker Payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou
  (3) 3d printed template -assisted  sedd implantation --- Selama 180 hari, biji partikel akan mengeluarkan sinar radiasi terus menerus untuk membunuh sel kanker. 
       Berbeda dengan metode kemoterapi konvensional, Brachytherapy hanya berefek pada kanker payudara, mengurangi kerusakan jaringan normal, mengeluarkan sinar radiasi 180 hari secara beterus- menerus agar seluruh jaringan kanker terkena radiasi, dengan begitu tercapai tujuan pengobatan; metode 3D Printed Template-Assisted Seed Implantation menggunakan 3D Template untuk memastikan keakuratan saat menanamkan biji partikel, hal ini dapat meningkatkan efektifitas pengobatan dan membunuh sel kanker secara lebih menyeluruh.
Kanker Payudara, Pengobatan Kanker Payudara, Tingkat Kelangsungan Hidup Kanker Payduara, Pengobatan Minimal Invasif, Pusat Kanker Payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou
  (4) Rekonstruksi Payudara --- Tidak Mengangkat Payudara, Mempertahankan Harga Diri Wanita
  Pada bagian tumor yang telah diangkat, berdasarkan kondisi pasien, akan dipilih metode implantasi atau transplantasi jaringan autologous, kemudian baru akan dibuat bentuk payudara, sehingga tidak membuat berbeda dengan orang pada umumnya, metode ini dapat membuat pasien tetap merasa cantik dan percaya diri!.
 

Sabtu, 08 Oktober 2016

Gejala Kanker Payudara


  Gejala Awal Kanker Payudara
  1. Benjolan
  Pada umumnya, benjolan muncul pada bagian luar atas, lebih banyak 1 benjolan. Biasanya, bentuk benjolan pada kanker payudara cenderung lebih besar, tidak teratur, tepi tidak jelas dan bertekstur keras. 80% pasien yang memiliki benjolan pada payudaranya didiagnosa menderita kanker payudara. Jadi, bagi kaum wanita yang merasakan adalanya mebenjolan pada payudara, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.
  2. Nyeri pada payudara
  Sebagian besar kanker payudara stadium awal tidak merasakan nyeri yang signifikan, sehingga sangat sedikit orang yang segera melakukan pemeriksaan. Sebagian besar rasa nyeri yang dialami meliputi nyeri kesemutan, nyeri tersembunyi dan nyeri bengkak. Rasa nyeri akan terasa jelas saat penyakit memasuki stadium akhir dan mudah disalah artikan sebagai rasa sakit saat masa haid. Jadi ketika anda merasakan nyeri yang tidak normal pada payudara, sebaiknya anda mencari bantuan medis yang terbaik.
  3. Puting susu terlepas
  Puting susu terlepas bisa disebabkan faktor fisiologis atau patologis. Kejadian keluarnya cairan dari puting pada wanita yang tidak hamil memiliki persentase sekitar 3% - 8%. Cairan tidak berwarna, putih, kuning, coklat dan lainnya. Bisa juga bertekstur seperti air, darah, nanah. Jumlahnya bisa banyak, bisa sedikit. Dan interval waktunya tidak menentu.
  4. Kulit payudara berubah
  Perubahan kulit payudara berhubungan dengan posisi kedalaman benjolan dan tingkat invasi. Pada umumnya, jika benjolan kecil, bagiannya dalam, perubahan pada kulit cenderung sedikit; tetapi jika benjolan besar, bagiannya cenderung dangkal, tumor telah menyerang ligament yang menghubungkan kulit payudara dan otot sendi tulang, yang menyebabkannya semakin pendek dan kehilangan elastisitas, menarik beberapa bagian dari kulit, sehingga akan muncul lekukan kecil seperti lesung pipi. Dan pada kanker payudara stadium lanjut, sel kanker bisa bersemayam di sepanjang limfatik, jaringan kelenjar atau jaringan fibrosa, menyusup ke dalam kulit dan bertumbuh, pada kulit akan muncul banyak cekungan bintik kecil seperti kulit jeruk.
  5. Puting payudara berubah
  Pada orang normal, kedua payudaranya akan terlihat sama. Ketika tumbuh tumor di sekitar puting, puting payudara seringkali tertarik, oleh karena itu puting payudara tidak merata. Retraksi juga merupakan pertanda penting adanya tumor dalam payudara, puting payudara susah ditarik keluar dengan jari dan biasanya akan terus seperti itu.
  6. Payudara berubah bentuk
  Penampilan bentuk payudara yang normal adalah busur alami. Jika terjadi bentuk busur tidak normal, perlu diperhatikan apakah terjadi kanker.
  dokter ahli mengingatkan kaum wanita : Jika anda mengalami salah satu gejala di atas, waspadalah dan lakukanlah pemeriksaan ke rumah sakit. Menundanya karena ketidaksengajaan dapat menyebabkan kanker yang tadinya dapat disembuhkan malah berkembang menjadi stadium lanjut.

Senin, 03 Oktober 2016

Diagnosis Kanker Payudara

Sebagai “pembunuh utama” yang mengancam kesehatan wanita,kanker payudara merupakan salah satu jenis tumor ganas yang memiliki efektifitas pengobatan terbaik saat ini. Tingkat kesembuhan pada stadium awal mencapai 95% ke atas, tetapi karena gejala awal kanker payudara yang tidak terlalu jelas, banyak orang yang ternyata sudah memasuki stadium lanjut saat terdiagnosa. Kanker payudara masih membuat banyak orang takut.  para dokter mengingatkan bahwa pendeteksian, pendiagnosaan dan pengobatan dini adalah kunci untuk meningkatkan efektifitaspengobatan kanker payudara Jika anda mengalami salah satugejala kanker payudara, segeralah melakukan pemeriksaan ke rumah sakit untuk mencegah invasi kanker payudara. Bagi wanita yang sudah menginjak usia 40 tahun, sebaiknya melakukan pemeriksaan SADARI setiap bulannya, selain itu juga harus rutin melakukan pemeriksaan payudara di rumah sakit. Lalu, apa saja cara mendiagnosa kanker payudara?
Kanker payudara, Diagnosa kanker payudara, Stadium kanker payudara, Pengobatan stadium kanker payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, Microwave Ablation (MWA)
  Pemeriksaan SADARI
  1. Pemeriksaan di depan kaca
  Berdiri, letakkan kedua tangan secara alami di kedua sisi tubuh, dari kaca bisa diperhatikan apakah bentuk lengkungan payudara normal dan lihatlah apakah ada kulit payudara yang tidak normal.
  2. Pemeriksaan dengan posisi berbaring
  Berbaringlah di tempat tidur, fokuskan perhatian pada puting payudara, gunakanlah jari untuk memijit searah jarum jam. Saat melakukan pemeriksaan, gunakan tenaga yang merata, agar jari mampu menyentuh bagian tulang rusuk. Jika menemukan adanya nodul atau benjolan, lakukanlah pemeriksaan ke rumah sakit.
  3. Memijat puting
  Gunakan jari telunjuk dan jari tengah untuk memijat puting, perhatikan apakah ada mengeluarkan cairan. Jika dari puting terdapat cairan yang keluar, perhatikan warna dari cairan tersebut. Segeralah melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.
     Metode Pendiagnosaan Kanker Payudara :
  1. USG
  USG dapat memberi gambaran jelas mengenai kondisi jaringan kelenjar susu, tepi, ada tidaknya benjolan, ukuran, bentuk, sifat tumor (kistic atau padat) dan kondisi lainnya. Sebagai dasar penentuan sifat tumor, jinak atau ganas. Ketepatan USG dalam mendiagnosa kanker payudara adalah 80%-85%. Jika melakukan pemeriksaan SADARI anda menemukan adanya benjolan, sebaiknya anda melakukan pemeriksaan.
  2. Pemeriksaan gambar termal
  Gambar menunjukkan distribusi suhu permukaan. Dikarenakan pertumbuhan sel kanker yang cepat, pembuluh darah bertambah banyak dan peningkatan suhu permukaan benjolan. Ini menunjukkan suhu permukaan yang lebih tinggi dibandingkan jaringan sekitarnya, perbedaan ini dapat dijadikan sebagai diagnosa.
  3. Inframerah dekat
  Gelombang inframerah yang cenderung lebih panjang, memudahkan menembus jaringan lunak. Penggunaan inframerah pada jaringan kepadatan yang berbeda akan menghasilkan bayangan abu-abu yang berbeda, dapat menunjukkan benjolan payudara. Selain itu, inframerah pada hemoglobin lebih sensitif, bayangan pembuluh darah payudara dapat ditampilkan dengan jelas.
  4. CT-scan
  Dapat digunakan untuk menentukan posisi lesi kelenjar payudara sebelum dilakukan biopsy, menentukan stadium sebelum dilakukan tindakan, memeriksa bagian belakang payudara, ada tindaknya pembesaran kelenjar getah bening pada ketiak dan internal. Membantu dalam menentukan rencana pengobatan. Jenis pemeriksaan ini juga dapat dijalani oleh pasien yang mengalami gejala nyeri pada payudara dan yang memiliki benjolan yang dapat diraba sebagai pendiagnosaan lebih lanjut.
  5. Tumor marker
  Proses karsinogenesis terdiri dari kemunculan sel tumor, sekresi, pelepasan komposisi jaringan sel, serta pembentukan antigen, enzim, hormon atau metabolit di dalam sel tumor atau di dalam cairan tubuh. Zat semacam ini disebut tumor marker. Metode pemeriksaannya terdiri dari : Carcinoembryonic antigen (CEA), feritin, monoclonal antibody, dan lain-lain.
  6. Biopsi
Kanker payudara, Diagnosa kanker payudara, Stadium kanker payudara, Pengobatan stadium kanker payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, Microwave Ablation (MWA)
  Setelah kanker payudara terdiagnosa secara pasti, baru dapat dilakukan pengobatan. Meskipun saat ini terdapat banyak metode pemeriksaan, tetapi sampai sekarang, hanya hasil patologi biopsi yang dapat dijadikan sebagai dasar pendiagnosaan. Biopsi meliputi : Biopsi Jarum, Biopsi Insisi dan Biopsi Eksisi.
  7、Mammografi ——Tingkat Diagnostik hingga 95%
  Kanker payudara, Diagnosa kanker payudara, Stadium kanker payudara, Pengobatan stadium kanker payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, Microwave Ablation (MWA)
  Mammografi adalah pilihan pertama untuk diagnosis penyakit payudara dan alat deteksi non-invasif yang paling praktis dan paling dapat diandalkan saat ini, minim rasa sakit, praktis, dapat diaplikasikan untuk segala usia dan bentuk tubuh. Di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, mammografi telah digunakan sebagai metode pemeriksaan payudara konvensional. Mammografi memiliki kemampuan mendeteksi benjolan payudara yang tidak teraba oleh dokter, terutama untuk payudara besar dan payudara berlemak, tingkat diagnostiknya hingga 95%.
  Stadium Kanker Payudara
  (1)Kanker Payudara Stadium 0
  Kanker payudara stadium 0 merupakan kanker payudara tahap awal, dapat disebut juga Carcinoma In Situ. Saat melakukan pemeriksaan SADARI biasanya Anda akan merasakan adanya benjolan, tetapi tidak dapat merasakan gejala lainnya. Pada kasus ini, metode operasi dapat memberikan pengobatan secara menyeluruh.
  (2)Kanker Payudara Stadium 1
  Tumor payudara berukuran <2cm, belum menyebar ke kelenjar getah bening ketiak ataupun bagian tubuh lainnya. Pada kasus ini, pasien disarankan operasi atau menjalani Terapi Adjuvant. Sebenarnya, pada kanker payudara stadium awal, metode operasi yang dikombinasikan dengan Terapi Adjuvant dapat memberikan hasil pengobatan yang efektif.
  (3)Kanker Payudara Stadium 2
  Tumor payudara berukuran sekitar 2-5cm, sudah menyebar ke kelenjar getah bening ketiak, tetapi belum menyebar ke bagian lain. Di Indonesia, metode operasi yang dikombinasikan dengan kemoradioterapi merupakan pilihan kebanyakan pasien. Pengobatan terpenting adalah pengobatan lokal kombinasi pengobatan sistemik. Setelah pengangkatan lobus lokal, masih akan terus dilakukan upaya untuk mencegah dan mengobati penyebaran ke organ lainnya. Pada kasus ini, pasien disarankan menjalani pengobatan minimal invasif, dimana lebih minim efek samping, pemulihan lebih cepat, serta dapat mengurangi rasa sakit yang diderita.

Kanker payudara, Diagnosa kanker payudara, Stadium kanker payudara, Pengobatan stadium kanker payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, Microwave Ablation (MWA)
  (4)Kanker Payudara Stadium 3
  Ukuran tumor berukuran >5cm, sudah ditemukan penyebaran di kelenjar getah bening ketiak, namun belum menyebar. Pada kondisi ini, payudara biasanya akan membengkak dan terasa gatal, pasien disarankan untuk mempertimbangkan metode operasi (mastektomi, pengangkatan kelenjar getah bening ketiak, mempertahankan pectoral), yang dikombinasikan dengankemoterapi hijauTerapi Natural dan lain-lain. Pasien yang ingin mempertahankan payudara dapat melakukan rekonstruksi payudara setelah operasi, untuk menjaga agar tetap sehat dan cantik.
 Kanker payudara, Diagnosa kanker payudara, Stadium kanker payudara, Pengobatan stadium kanker payudara, St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, Microwave Ablation (MWA)
  (5)Kanker Payudara Stadium 4
  Pada tahap ini, kondisi payudara sudah dipenuhi dengan berbagai ukuran tumor, menjalar ke kelenjar getah bening, dan sel kanker sudah menyebar ke bagian organ tubuh yang lain. Tahap ini termasuk dalam stadium akhir, focus pengobatan pada tahap ini adalah untuk memperpanjang harapan hidup dan mengurangi rasa sakit. Jika sudah memasuki tahap ini, dihimbau untuk memilih metode pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi pasien, penyebaran sel kanker hingga tingkat kerusakan jaringan organ. Pasien disarankan untuk menjalani metode pengobatan minimal invasif, metode ini tidak memerlukan operasi ataupun kemoradioterapi, minim luka dan minim efek samping, bisa diterapkan pada kondisi parah untuk mengurangi rasa sakit, serta memperpanjang harapan hidup pasien.